Berpetualang di Young Leaders Summit 2011 (part 2)

Sebenarnya dalam grup tersebut terdapat pembagian kelompok peserta untuk tampil dalam malam pentas seni, dan ane kebagian pada grup Antasari, langsung saja ane dengan sigapnya mencari rekan-rekan sejawat yang tergabung dalam kelompok Antasari, inisiatif ane membuat grup antasari di FB agar memudahkan rekan-rekan untuk berdiskusi apa yang mesti ditampilkan. Akhirnya kami memutuskan untuk menampilkan “Musikalisasi Puisi” walau belum kompak suara mendukungnya.

Dan hari yang ane tunggupun tiba, tanggal 1 Des’11 tepatnya di hari kamis, pagi itu ane udah packing semua barang-barang yang mesti ane bawa, mulai dari pakaian-pakaian, perlengkapan mandi dll. Tak lupa ane keluar sebentar untuk membeli makanan tradisional Palembang yang telah disepakati dengan bang Samuel ane yang beli pempek dan dia bawa kerupuk, ane berangkat ke toko pempek deket rumah langganan ane, ane beli paket 100ribu tapi diganti dengan semua pempek kecil.

Sesampai di rumah ane prepare packing terakhir, jadi total yang ane bawa ialah 1 tas ransel penuh dengan baju, 1 tas kecil penuh dengan peralatan ane dan 1 kantong kain makanan pempek beserta minuman untuk di jalan, yah lumayan berat memang namanya juga mau sekitar 5harian di luar rumah. Sebenernya hari ini ane harus buat e-ktp tapi ya mau gimana lagi ane harus berangkat ke Cisarua mencari pengalaman baru, buat e-ktp bisa ditunda, kalo ini gak bisa ditunda lagi.he3

Tik tok tik tok, jam demi jam berlalu, pukul 12.00 hujan turun membasahi rumah ane dan sekitarnya, dan saat itu ibu ane lagi buat e-ktp di kelurahan, ane berencana ke loket bis pahala kencana jam setengah satu supaya pas nyampe langsung berangkat, dan ane sudah minta anter sama sohib ane yang rumahnya di sebelah rumah ane sendiri, sayangnya hari hujan yang membuat ane gusar bukan kepalang takut bakal ketinggalan bus.

Akhirnya jam menunjukkan jam setengah satu, ibu ane belum pulang dari kelurahan, sohib ane lagi ada kerjaan di rumah, hujan masih rintik-rintik ane pun mondar-mandir saking gusarnya. Akhirnya ane memutuskan berangkat ke loket naik ojek dan segera ane menelpon ibu ane terlebih dahulu untuk pamit berangkat. Setelah semuanya siap, ane baca Bismillah terlebih dahulu sebelum keluar rumah dan meyakinkan hati bertekad mendapatkan semua manfaat yang ada.

Rintik hujan menemani, ane berjalan di lorong rumah ane cukup jauh segera terlihat di simpang jalan ada ojek yang ane kenal, langsung aja ane panggil dan langsung berangkat ke loket tujuan. Sesampai di loket ane berdiri di depan pintu loket, sambil membersihkan diri sedikit karena kehujanan pas naik ojek. Tiba-tiba salah satu petugas loket berteriak ”jakarta rawamangun bisnya yang itu, barang-barang harap dimasukkan ke bagasi bis”, ane segera masukkan tas ransel ane ke bagasi, sengaja kantong kain dan tas kecil ane gak ane taruh di bagasi, karena ini barang-barang penting jadi taruh di deket ane aja. Anepun masuk ke bis, baru selangkah masuk brrrrr dingin banget rasanya, mana ane habis kehujanan jadi pooll dinginnya.

Bus Pahala Kencana yang ane naikin.


Di dalam bis ane duduk nomor 4 D, kebetulan pas di pinggir kaca posisi yang ane seneng karena bisa leluasa lihat pemandangan dan perjalanan di luar. Duduk santai sambil atur AC supaya gak gede dan atur posisi yang enak buat menikmati perjalanan, para penumpang lain mulai masuk dan mencari tempat duduknya, tiba-tiba seorang bapak dengan perawakan ramah dan pekerjaannya seperti petani melihat ane, dan dia bilang ”misi mas”, ane pun tersenyum dan mempersilahkan beliau duduk di samping ane. Kamipun mulai pembicaraan, ternyata beliau mau ke daerah semarang tapi naik bus ke jakarta dulu baru lanjut naik bus yang lain.

Selama pembicaraan kami tidak saling memperkenalkan diri, dan akhirnya sang petugas loket memeriksa para penumpang dengan menyebutkan nama dan nomor kursinya, dan akhirnya ane tahu nama beliau adalah Susilo. Kami melanjutkan pembicaraan, beliau bercerita kalau beliau adalah transmigran dari semarang sekarang tinggal di daerah Tanjung api-api. Singkat cerita bis kami pun bergerak, good bye my city, i will miss u so much.

Bis mulai bergerak meninggalkan loket dan ane masih berbincang beragam hal dengan pak susilo. Saat bis masuk jalan Soekarno Hatta, kami terjebak macet yang luar biasa panjang terlihat dari pergerakan mobil yang sangaatt lama. Baru aja jalan sebentar udah kena macet, oh Palembang akankah kau menjadi seperti kota-kota besar lain yang penuh dengan kemacetan. Ane sampai terbosan kena macet, satu jam, dua jam, tiga jam dan akhirnya saat jam menunjukka pukul 17.05 ane baru nyampe di Indralaya, ane sempet terheran-heran biasanya ane yang kuliah di Indralaya Cuma butuh waktu satu jam lebih dikit, sedangkan ini butuh waktu empat jaman. Hmmm, parah.

Sebenarnya dalam kemacetan ane dapat kabar dari bang samuel bahwa mereka udah berangkat dari indralaya jam 3, otomatis ane yang berangkat duluan kesusul dia yang berangkat belakangan, ane menikmati perjalanan dengan musik yang di play oleh supir, untungnya bukan musik yang abal-abal atau yang membuat pusing kepala, tapi ini musik sunda, musik kesenengan ane karena ibu ane berasal dari derah sunda. Tanpa tersadar ane tertidur dalam kesyahduan musik di dalam bis.


bersambung...

Berpetualang di Young Leaders Summit 2011 (part 1)

Ya entri baru ane kali ini menceritakan perjalanan dari awal bagaimana ane tahu acara ini, perjalanan pergi, acaraya dan pulang untuk mengikuti Young Leaders Summit 2011 di Cisarua Bogor.



Awalnya ane tahu ini acara dari FB temen ane, iseng2 ane lihat dan ternyata sangat menarik dan sesuai dengan kepribadian ane, akhirnya ane memutuskan untuk ikut mendaftar sebagai peserta YLS2011,setelah mengirimkan formulir pendaftaran yang berisikan CV ane ke panitia, yang isinya kebanyakan pengalaman ane, dan apa yang akan ane lakukan untuk Indonesia, anepun menunggu lebih kurang 2 minggu untuk menunggu hasil, apakah ane diterima atau gak.

Dan hari yang ditunggupun tiba, ane lihat hasil pengumumannya, dan ternyata hasilnya cukup menyedihkan, ane gak masuk dalam list peserta, sedih dan  kecewa dengan ini, namun setelah lihat ternyata ada waiting list untuk mengganti peserta yang tidak konfirmasi, dan ane pun mengkomen FB Panitia bahwa ane ikhlas gak diterima, tapi ternyata panitia membalas komen ane dengan balasan bahwa ane ada di 5 Besar waiting list, dan pengumuman waiting list yang masuk peserta akan diumumkan nanti. Hmmm deg-degan and gak sabar ane.

Hari demi hari ane jalani, dan saat ane sedang menonton voli indoor seagames, saat lagi seru-serunya kalo gak salah waktu itu tim putra Indonesia lagi lawan tim putra vietnam, ane dapet sebuah sms yang berisikan bahwa ane masuk 200 besar, HAHAHAHA, rasanya ane pengen loncat waktu itu, ampun seneng banget rasanya jadi peserta YLS2011, rasa kegirangan ini kayak gak ketahan lagi, ampe ane gak konsen lagi nonton voli.

Sesampai di rumah ane menceritakan semuanya kepada ibu ane, dan ane mulai cari-cari informasi dan update tentang web panitia, mulai lihat-lihat list nama siapa aja yang dateng, dan ane kaget ternyata ada 2 orang lagi yang dari palembang, dan kebetulan dari Universitas yang sama dengan ane, bang samuel dan mbak nita, mereka lebih senior daripada ane.

Ane mulai menjalin komunikasi dengan bang samuel, yang awalnya ane iseng-iseng cari di FB, ternyata ketemu dan kami pun mulai membicarakan apa yang akan kami bawa ke sana dan bagaimana kita ke sananya. Akhirnya setelah perdebatan yang panjang (susah kalo dijelasin satu-satu) saya memutuskan naik bus pahala kencana, sedangkan bang samuel dan mbak nita naik dari indralaya entah naik bus apa. Dan kami yang cowok bawa tanjak (sejenis ikat kepala khas palembang), dan sesuai dengan pesanan teman-teman di YLS2011 kami bawa makanan khas Palembang, ane bawa pempek dan bang samuel bawa kemplang.

Proposal acara yang ane download dari web panitia mulai ane pelajari, apa aja yang bakal dibahas di sana dan bagaimana waktu-waktunya. Sebelum baca semuanya ane terfokus bagaimana kepulangannya, maklum ane belum pesen tiket pulang. Anepun kaget karena di proposal acaranya selesai tanggal 4 Des ’11 jam 4 sore. Namun menurut panitia sebaiknya mengambil tiket pulang baik bus, kereta atau pesawat di atas jam 9 malam, karena weekend dan pasti macet jalan di puncak. Gimana nasib ane? Bus mana ada yang ke palembang malem, pesawat paling akhir jam 8, kereta mana ada yang ke Palembang. Anepun langsung pasrah, daripada ane nginep di terminal bus lebih baik ane nginep di Bandara setidaknya lebih aman, akhirnya ane memutuskan pulang dengan pesawat, ane pun langsung meluncur ke travel wisata langganan ane, dan dengan iming-iming mencari tiket murah ane akhirnya mendapatkan tiket ”singa terbang” pukul 14.15 tanggal 5 desember 2011.

Oh ya, untuk pulang ane sendirian, karena 2 rekan ane dari palembang gak langsung pulang, tapi mau ngelanjut ke Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan yang hampir sama namun berskala asia. Check point penjemputan di jakarta ada 2 tempat yaitu di stasiun gambir dan bandara soetta, check point ane pun di stasiun gambir, karena bus pahala kencana ane berhentinya di rawamangun tak jauh dari gambir, paling tinggal naik taksi dah nyampe.

Kessokan harinya ane cari-cari info di web panitia, ternyata kami udah ada grop YLS2011 di FB, ane pun ikut gabung dan dari situlah tiba-tiba profile FB ane banyak banget yang nge-add. Hahahaha, padahal biasanya jarang banget yang nge-add, yang ada ane yang nge-add orang. Perkenalan melalui jejaring sosialpun menjadi makanan wajib tiap hari, maklum mereka semua adalah orang terpilih jadi anepun ingin mengetahui pengalaman-pengalaman mereka yang luar biasa di daerahnya.

Di web panitiapun sudah disediakan list apa aja yang perlu dibawa, kontrak peserta, sistem penjemputan dan juga peta lokasi. Di sinilah ane mulai menyadari bahwa acara yang ane ikutin ini sangat luar biasa, di kontrak saja sudah ada ketegasan panitia bahwa peserta tidak boleh merokok, i like this one, karena ane bukanlah perokok #asapmubukanasapku. Dan juga di list perlengkapan yang mesti dibawa peserta diperintahkan untuk membawa jaket dan selimut, pasti cuaca di sana berbeda jauh dengan Palembang jadi gak panas-panas deh ;).he3



 (bersambung....)